Karbon Biru - Sebuah terobosan baru untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui konservasi dan pelestarian ekosistem pesisir di kawasan Coral Triangle | WWF
Karbon Biru - Sebuah terobosan baru untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui konservasi dan pelestarian ekosistem pesisir di kawasan Coral Triangle

Posted on 15 August 2013

This is a Bahasa Indonesia translation of the Blue Carbon report, a paper which aims to stimulate discussion and debate on how to promote and utilise healthy coastal ecosystems and the valuable benefits they provide to support a sustainable and more climate resilient future for communities within the Coral Triangle.
Tulisan ini ditujukan untuk para politisi, lembaga pemerintahan, pengusaha dan organisasi-organisasi lain yang mempengaruhi penyusunan strategi dan kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, pengentasan kemiskinan, pemanfaatan sumberdaya alam, konservasi keanekaragaman hayati serta aspek ekonomi lainnya. Hal ini bertujuan untuk menggairahkan diskusi dan tukar pikiran dalam mempromosikan pemanfaatan ekosistem pesisir yang sehat dan bernilai guna untuk mendukung suatu ketahanan iklim yang lestari bagi masyarakat di kawasan Coral Triangle (Segitiga Terumbu Karang).

Ekosistem pesisir di kawasan Coral Triangle berperan dalam mendukung industri utama seperti usaha perikanan dan pariwisata. Lebih dari 120 juta orang bergantung secara langsung pada sumberdaya pesisir, untuk kebutuhan pangan dan mata pencaharian. Kenyataannya kawasan ini merupakan pemasok tuna terbesar di dunia.
Karbon Biru - Sebuah terobosan baru untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui konservasi dan pelestarian ekosistem pesisir di kawasan Coral Triangle
© WWF